Tanah Karo,— Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.TTP., memimpin rapat koordinasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar di Aula Kantor Bupati Karo, Rabu (25/9/2025). Dalam rapat ini, Sekda Karo membacakan pidato Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., yang menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sebagai landasan utama pembangunan daerah.
Rapat dihadiri berbagai pemangku kepentingan lintas sektoral, termasuk anggota Forkopimda, Dewan Kabupaten Bali Ukur Ginting, perwakilan Kejaksaan Negeri Karo Putri A. Milala, Kasdim Mayor J. Siboro, perwakilan Polres Tanah Karo Ipda K. Sembiring, serta tokoh-tokoh masyarakat dan agama, camat se-Kabupaten Karo, dan pimpinan lembaga pendidikan tinggi.
Dalam penyampaian pidato Bupati, Sekda menuturkan bahwa keamanan bukan sekadar persoalan kondisi fisik atau laporan statistik, melainkan perasaan aman yang harus bisa dirasakan hingga ke akar rumput masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Menjaga stabilitas keamanan berarti menjaga kepercayaan publik serta memperkuat fondasi pembangunan,” ujar Sekda Ginting, membacakan pidato Bupati Karo.
Lebih jauh, Bupati Karo melalui Sekda mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari jajaran pemerintahan, aparat TNI-Polri, tokoh agama, hingga generasi muda untuk mempererat sinergi. Salah satunya dengan kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan seperti poskamling dan siskamling, memperkuat forum kewaspadaan dini, membangun kepedulian sosial, serta meningkatkan komunikasi publik yang efektif dengan dukungan kemajuan teknologi informasi.
Dalam forum tersebut, juga dibahas dinamika keamanan terkini di Tanah Karo, termasuk isu-isu strategis nasional yang memiliki potensi dampak terhadap kondisi ketertiban lokal. Semangat kolaboratif menjadi sorotan utama pertemuan, di tengah tantangan global dan perubahan sosial yang cepat.
Bupati juga menyinggung pentingnya menjaga nilai luhur daerah, yang terangkum dalam filosofi “Tanah Karo Simalem”. Filosofi ini — kata Sekda — mencerminkan harapan akan daerah yang aman, damai, dan sejahtera bagi generasi masa depan.
“Jika keamanan dan ketertiban terpelihara, maka Tanah Karo akan tetap damai, sejahtera, dan penuh harapan bagi generasi mendatang,” lanjut Sekda.
Melalui forum Forkopimda ini, Pemerintah Kabupaten Karo menaruh harapan besar agar forum ini tidak sekadar menjadi ruang koordinasi formal, melainkan wadah produktif untuk merumuskan dan mengimplementasikan solusi konkret guna menjaga harmoni dan stabilitas sosial-politik di daerah.
“Sinergi kita dalam Forkopimda menjadi jantung dari keberhasilan program-program strategis yang berakar pada prinsip Karo Beriman, Karo Berbudaya, Karo Modern, dan Karo Unggul menuju Karo Sejahtera,” tutup Sekda.
Dengan keterlibatan aktif lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Karo berharap terciptanya sistem ketahanan masyarakat yang solid, responsif terhadap potensi konflik, dan adaptif dalam menghadapi berbagai dinamika sosial.
(Citra/Disk)


































