Tanah Karo, Baranews – Ketua Penerus Kemerdekaan Republik Indonesia (PKRI) Kabupaten Karo, Berto Adnan Zulheri, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Polres Tanah Karo dalam memberantas praktik perjudian dan peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Apresiasi ini disampaikan menyusul sejumlah pengungkapan kasus yang dilakukan dalam beberapa waktu terakhir.
Berto menilai langkah-langkah yang diambil Polres Tanah Karo patut didukung secara luas, baik oleh organisasi masyarakat maupun insan pers. Ia juga menyatakan dukungan terhadap suara-suara sejumlah organisasi dan media yang selama ini aktif menyuarakan pentingnya wilayah Tanah Karo bebas dari praktik-praktik ilegal tersebut.
“Kita semua perlu ambil peran. Jika benar-benar ingin Tanah Karo bersih dari judi dan narkoba, maka semua elemen harus bersatu. Termasuk di dalamnya media, organisasi masyarakat, dan tentunya aparat hukum,” ujar Berto dalam keterangan persnya, Kamis (25/9/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi situasi di lapangan dan segera melaporkan apabila masih ditemukan aktivitas perjudian atau peredaran narkoba. “Mari kita sama-sama kontrol situasi. Jika ada pengusaha judi atau bandar narkoba yang masih beroperasi, jangan ragu untuk segera melaporkannya, termasuk ke Kasatreskrim Polres Karo AKP Eriks R. Nainggolan,” tegasnya.
Tak lupa, Berto mengingatkan agar gerakan anti-judi dan narkoba tidak dicemari kepentingan pribadi. “Jangan sampai ada pihak yang terlihat menyerukan pemberantasan, tapi diam-diam bermain di belakang. Ibaratnya ada udang di balik bakwan,” tuturnya sambil berseloroh.
Ketua PKRI Kabupaten Karo itu juga menyarankan penerapan langkah konkret untuk memastikan upaya pemberantasan berjalan maksimal. Salah satunya, ia mengusulkan agar Pemerintah Kabupaten Karo bersama unsur TNI dan Polri mengeluarkan imbauan resmi hingga ke tingkat polsek, kecamatan, dan desa.
“Kepala daerah, Kapolres, hingga Dandim harus satu suara. Himbauan perlu dikeluarkan secara berjenjang. Bahkan perlu ada sanksi tegas bagi Kapolsek, camat, atau kepala desa yang terbukti membiarkan perjudian atau peredaran narkoba terjadi di wilayahnya,” tambahnya.
Pernyataan Berto ini juga diamini oleh Citra, Bendahara PKRI Kabupaten Karo yang juga menjabat sebagai Ketua Humas Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Karo. Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap upaya Polres merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga masa depan generasi muda di Tanah Karo.
Ikhtiar bersama antara aparat, masyarakat, dan media diharapkan mampu mewujudkan Tanah Karo yang bersih dari judi dan narkoba, menuju daerah yang aman, sehat, dan bermartabat.
(Citra/Tim PKRI )


































