TEBINGTINGGI, SUMUT — Sebanyak 333 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bina Karya diwisuda pada Sabtu (27/9/2025) dalam sebuah prosesi akademik yang berlangsung khidmat di Aula lantai dua Gedung Pertemuan Balai Kartini Baru, Jalan Gunung Leuser, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi. Acara tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Tebingtinggi, H. Iman Irdian Saragih, serta sejumlah pejabat daerah, civitas akademika, dan tamu undangan lainnya.
Wisuda tahun akademik 2024–2025 ini meluluskan mahasiswa dari empat program studi, yakni Magister Manajemen (S2) sebanyak 20 lulusan, Sarjana Manajemen (S1) sebanyak 263 lulusan, Sarjana Bisnis Digital (S1) sebanyak 31 lulusan, serta Ahli Madya Akuntansi (D3) sebanyak 18 lulusan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tebingtinggi, H. Iman Irdian Saragih, menyampaikan apresiasinya kepada STIE Bina Karya yang terus berkontribusi mencetak sumber daya manusia berkualitas di Kota Tebingtinggi. Ia menekankan pentingnya pembelajaran sepanjang hayat bagi para lulusan di tengah cepatnya perubahan zaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tetapi jangan berhenti di sini saja. Teruslah belajar, teruslah berkembang. Ilmu tidak pernah berhenti pada gelar. Dunia terus berubah, dan kita semua harus beradaptasi,” ujar Wali Kota.
Ia berharap momentum wisuda ini menjadi awal semangat baru bagi para lulusan untuk mengabdi, berkarya, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“Selamat kepada seluruh wisudawan-wisudawati. Semoga ilmu yang kalian peroleh menjadi cahaya penerang dalam kehidupan dan keberhasilan hari ini menjadi awal dari keberhasilan-keberhasilan yang lebih besar di masa depan,” kata Wali Kota menutup sambutannya.
Sementara itu, Ketua STIE Bina Karya, Mangasi Sinurat, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kota Tebingtinggi, khususnya atas kehadiran Wali Kota sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan tinggi di kota tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada para orang tua mahasiswa.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kota atas support-nya, dan juga kepada semua orang tua yang telah mempercayakan kami, Yayasan STIE Bina Karya, untuk mendidik anak-anaknya hingga meraih gelar sarjana,” ujar Mangasi.
Mangasi juga mendorong para lulusan untuk terus mengembangkan diri dan menjadi pribadi yang berguna bagi masyarakat luas.
“Hari ini bukan akhir, tetapi awal dari perjuangan baru. Semoga kalian menjadi anak-anak yang berguna bagi bangsa dan daerah, khususnya dalam membangun Kota Tebingtinggi yang kita cintai,” tambahnya.
Acara wisuda turut dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Sumatera Utara, Saiful Anwar Nasution; Ketua Yayasan STIE Bina Karya, Loekito Cahyadi; Kapolsek Rambutan, AKP Darma Indrajaya; perwakilan Koramil 13/Tebingtinggi; sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD); para dosen; serta tamu undangan lainnya.
Di penghujung acara, suasana haru terpancar dari para orang tua yang turut hadir mendampingi anak-anak mereka. Salah seorang orang tua, Imran, warga Kecamatan Padang Hilir, menyampaikan rasa bangganya terhadap putrinya, Tria Monika Cahya (23), yang hari itu resmi menyandang gelar Sarjana Ekonomi.
“Saya bangga pada putri saya karena telah mewujudkan cita-citanya. Terima kasih kepada STIE Bina Karya yang telah membimbing anak kami hingga ke titik ini,” ujar Imran yang juga dikenal sebagai pengusaha roti kacang bermerek “Raja Beo”.
Ia berharap STIE Bina Karya terus eksis dan menjadi pilihan utama masyarakat dalam dunia pendidikan tinggi di Tebingtinggi.
“Semoga STIE Bina Karya semakin maju dan tetap dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa. Kepada para dosen dan staf pengajar, semoga selalu dalam kesehatan dan terus semangat memberikan ilmu terbaik bagi generasi penerus bangsa,” pungkasnya. (ep).


































