Tanah Karo – Pemerintah Kabupaten Karo menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun Anggaran 2024 kepada 196 orang tenaga teknis, kesehatan, dan guru. Penyerahan SK berlangsung di Kabanjahe, Senin (29/9/2025), dan dipimpin langsung oleh Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes., didampingi jajaran Pemerintah Kabupaten Karo.
Dalam sambutannya, Bupati Antonius Ginting menyampaikan ucapan selamat kepada para penerima SK PPPK, sembari menegaskan bahwa pengangkatan ini bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi juga awal dari amanah besar sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
“PPPK adalah bagian dari ASN yang memiliki kedudukan sejajar dengan PNS. Karena itu, setiap PPPK harus menunjukkan kinerja terbaik, menjaga integritas, dan memberi kontribusi nyata bagi pelayanan masyarakat,” ujar Bupati.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di hadapan para penerima SK dan tamu undangan, Bupati Antonius menyampaikan tiga pesan penting sebagai kompas etika dan kinerja ASN, yakni menjaga netralitas dan etika, menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, serta berkomitmen terhadap peningkatan kompetensi. ASN, kata dia, harus adaptif terhadap perubahan, menguasai teknologi digital, serta terus mengembangkan kapasitas diri dalam menghadapi tantangan birokrasi modern.
Ia juga meminta para PPPK agar segera beradaptasi di unit kerja masing-masing dan menjunjung tinggi nilai dasar ASN. Menurutnya, kehadiran para PPPK di lingkup Pemerintah Kabupaten Karo harus mampu membawa energi baru dan memperkuat layanan publik secara menyeluruh.
“Jadilah ASN yang membawa perubahan, hadirkan pelayanan terbaik, dan bersama-sama kita wujudkan Kabupaten Karo yang beriman, berbudaya, modern, unggul, dan sejahtera berkelanjutan,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Karo memandang pengangkatan 196 PPPK ini sebagai bagian dari strategi peningkatan kapasitas kelembagaan birokrasi. Dengan adanya tenaga baru di bidang kesehatan, pendidikan, dan teknis ini, daerah diharapkan dapat memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan menyentuh kebutuhan masyarakat.
Di sela kegiatan tersebut, Bupati juga secara resmi melepas tiga siswa SMP asal Kabupaten Karo yang akan mengikuti program Pelatihan Olimpiade Matematika dan Fisika di SMA Unggul DEL, Laguboti. Ketiga siswa tersebut adalah Mikhaya Mqueenta Milpa Meliala dari SMP Swasta Santa Maria Kabanjahe, Ghaliyo Perangin-angin dari SMP Negeri 1 Kabanjahe, dan Rehya Nataline br Tarigan dari SMP Negeri 1 Kabanjahe.
Selama 10 bulan, mereka akan menjalani pelatihan intensif di bawah bimbingan tim Prof. Yohanes Surya. Program ini dirancang dengan sistem asrama dan pembelajaran terstruktur dari Senin hingga Jumat untuk mata pelajaran inti, serta pelajaran tambahan pada hari Sabtu sesuai koordinasi dengan sekolah asal. Pelatihan ini bertujuan untuk membentuk fondasi yang kuat bagi para siswa dalam menghadapi Olimpiade Sains tingkat nasional tahun 2026 dan tingkat internasional tahun 2028.
Pemilihan peserta dari kelas 3 SMP dilakukan sebagai strategi pengembangan kemampuan sejak dini, dengan harapan para siswa tersebut akan melanjutkan pendidikan di SMA Unggul DEL setelah menyelesaikan studi tingkat SMP pada tahun mendatang.
Pemerintah Kabupaten Karo mengapresiasi kesempatan ini sebagai bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia unggul sejak usia sekolah. Bupati Antonius menekankan pentingnya dukungan dari orang tua, sekolah, dan masyarakat luas agar anak-anak muda Karo mampu bersaing di panggung nasional maupun internasional.
Upaya ini dinilai sejalan dengan semangat pembangunan manusia yang menjadi prioritas dalam rancangan pembangunan jangka panjang daerah. Pemerintah Kabupaten Karo menyadari bahwa masa depan daerah berada di tangan generasi cerdas dan berkarakter, yang disiapkan sejak hari ini.
(Citra/Diskom)


































