Teriakan Berantas Pekat di Karo Diduga Hanya Politik Mafia Dari Luar Daerah Untuk Kuasai Putaran Narkotika di Kabupaten Karo

BARANEWS SUMUT

- Redaksi

Selasa, 7 Oktober 2025 - 21:36 WIB

50627 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baranews.com – Upaya segelintir oknum dalam menyuarakan pemberantasan berbagai penyakit masyarakat (pekat) seperti judi dan narkoba di Kabupaten Karo baru-baru ini, disinyalir hanya akal bulus semata dan tidak murni. Ada nuansa drama, bak serial film yang sudah pernah tayang.

Aksi kelompok kecil ini terlihat dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar oleh DPRD Karo pada Senin (06/10/2025). Kelompok tersebut terlihat menciptakan situasi panas serta tekanan kepada pihak kepolisian dan para anggota DPRD Karo guna memuluskan rencana mereka.

Berdasarkan informasi yang diterima dari sejumlah sumber mengungkapkan, penyampaian aspirasi ini sarat dengan kepentingan. Pasalnya, aksi ini disebut-sebut ditunggangi oleh aktor dari luar Karo. Tujuannya satu: ambil alih serta monopoli seluruh peredaran narkotika di Karo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sumber membeberkan, aktor tersebut berinisial G yang merupakan pentolan dari organisasi masyarakat (ormas) berseragam loreng yang bermarkas di Kota Medan. Namun ini hanya kamuflase. Ormas ini hanya dijadikan sebagai back up guna melindungi bisnis haram yang dikoordinir G.

Sosok ini patut dicap sebagai mafia karena sudah malang melintang terjerat dan lolos dari berbagai kasus pelanggaran hukum di Sumatera Utara. Seperti peristiwa bentrok dua ormas yang terjadi di kawasan Pancurbatu sebelumnya. G disebut-sebut sebagai dalang konflik tersebut.

“Aktornya ini sudah pemain lama di dunia narkoba. Basisnya di Deli Serdang, ada di Sibolangit. Markas besarnya di Pancurbatu. Dia ini mau memperluas bisnisnya ke Karo. Jadi dia pakai jasa kelompok tadi untuk gelar aksi di Karo. Setelah nanti semua dibersihkan aparat, barulah dia ambil alih,” ungkap sumber.

Bukan tanpa alasan. Sosok yang dimaksudkan sumber diketahui eksis mengendalikan bisnis judi dan narkobanya di kawasan Bandar Baru, Deli Serdang. Barak besar berisi mesin judi tembak ikan dan sabu itu sudah beroperasi selama bertahun-tahun.

“Di pintu masuk barak itu dijaga ketat setiap hari. Di lokasi itu banyak mesin judi tembak ikan, ada juga penjual sabu. Biasanya siap nyabu, pemakai disitu main judi di mesin tembak ikan. Nama lokasinya biasa disebut ‘Pramuka’. Banyak juga kendaraan yang di gadaikan disitu,” beber sumber lagi.

Lebih jauh diungkapkan sumber, aksi yang dilancarkan oleh sekelompok oknum terkait pemberantasan judi dan narkoba di Karo belakangan ini, sangat terstruktur. Ia menyebut, sejumlah sejumlah oknum selaku pentolan di kelompok tersebut diduga telah menerima aliran dana dari G.

“Sebagian besar orang yang ikut dalam RDPU itu diduga hanya diperalat. Mereka nggak tahu ini hanya sandiwara. Padahal beberapa orang di dalam kelompok itu sudah koordinasi langsung sama aktor intelektualnya. Aksi ini sudah dikemas sedemikian rupa. Kita lihat sajalah nanti endingnya,” kata sumber.

Sementara, beberapa waktu sebelum pelaksanaan RDPU di DPRD Karo, kelompok ini juga disebut telah mendesain serangkaian aksi untuk menyasar sejumlah lokasi yang akan dijadikan sebagai kambing hitam atas tuntutan pembersihan praktek pekat di Karo.

Mereka menyasar beberapa lokasi di kawasan Kabanjahe. Melalui rekaman video amatir, mereka menyampaikan tuduhan tak berdasar bahwa lokasi-lokasi tersebut merupakan sarang pekat khususnya narkotika. Padahal beberapa diantara oknum itu telah bersikap maling teriak maling.

“Ada salah satu oknum inisial ESP yang sebelumnya datang ke beberapa lokasi di Kabanjahe. Dia merekam aksinya lewat video dan menuduh beberapa oknum sebagai dalang peredaran narkoba. Padahal sudah jadi rahasia umum bahwa dia dari dulunya bandar narkoba,” beber sumber.

(Citra/Tim)

Berita Terkait

Satres PPA & PPO Polres Tanah Karo Hadiri Rapat Tim Gugus Tugas KLA Tahun 2026
Tekan Angka Inflasi, Pemerintah Kabupaten Karo Perkuat Koordinasi Lintas Sektoral
Bupati Karo Kunjungi Kemenko Infrastruktur, Usulkan Sejumlah Proyek Strategis untuk Atasi Kemacetan dan Dorong Pariwisata
Bupati Karo Ajak ASN dan Masyarakat Lestarikan Budaya Gotong Royong Dukung Gerakan Indonesia ASRI
Pemkab Karo Bersama Cendekiawan Bahas Mitigasi Bencana dan Strategi Pembangunan Daerah
Perkuat Keamanan Digital, Pemkab Karo Jalin Kerja Sama Sertifikat Elektronik dengan BSSN RI
AKP. Taruli Silalahi Pimpin Patroli Malam Polres Tanah Karo, Situasi Kabanjahe Tetap Aman dan Kondusif.
Kasatreskrim Polres Tanah Karo AKP. Eriks Nainggolan, S.T Terima Penghargaan atas Pengungkapan Tujuh Kasus Pembunuhan

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 01:55 WIB

Maruli Siahaan Hadiri Pembukaan Pos Pelayanan Chapel Kenangan Baru HKBP Distrik XXXI Medan Utara

Senin, 23 Februari 2026 - 19:46 WIB

Gawat Kali !!! Dibulan Suci Ramadhan Judi Togel Marak di Empat Kecamatan Simalungun Atas, Warga Pertanyakan Ketegasan Aparat

Senin, 23 Februari 2026 - 17:35 WIB

Perjudian Milik Aseng Kayu Dijalan Platina Raya Titipapan Belawan Bebas Beroperasi Saat Bulan Suci

Senin, 23 Februari 2026 - 17:29 WIB

Lapas Narkotika Langkat Kukuhkan SatOps Patnal dan Sematkan Kenaikan Pangkat 18 Pegawai

Senin, 23 Februari 2026 - 17:22 WIB

Pembukaan Pesantren Ramadhan 1447 H di Lapas Kelas I Medan

Senin, 23 Februari 2026 - 17:05 WIB

Rutan Kelas I Medan Kukuhkan SatOps Patnal dan Agen Perubahan Menuju WBK, Sekaligus Lantik Pegawai Naik Pangkat

Senin, 23 Februari 2026 - 17:01 WIB

Pegawai Rutan Labuhan Deli Jadi Bilal Tarawih, Wujud Kontribusi Positif Di Tengah Masyarakat

Senin, 23 Februari 2026 - 16:58 WIB

Lapas Padangsidimpuan Gelar Program Pemberantasan Buta Huruf, Didampingi Peserta Magang Kemnaker

Berita Terbaru