Dari Ladang dan Air Mata Perjuangan, Dua Anak Buruh Tani Jadi Lulusan Perwira Polri Terbaik

REDAKSI BATU BARA

- Redaksi

Rabu, 17 Desember 2025 - 09:40 WIB

50172 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang — Di balik prosesi pelantikan Perwira Polri Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Gelombang II Tahun Ajaran 2025 di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, tersimpan kisah perjuangan dan kesabaran. Dua perwira remaja Polri, Ipda Eko Nursetiawan, S.H., M.H. dan Ipda Agung Saputra, S.Kom., membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk mengabdi kepada negara.

Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. ini menjadi momen bersejarah bagi keluarga para perwira, khususnya bagi orang tua yang selama ini hidup sederhana sebagai buruh tani.

Salah satu lulusan terbaik, Ipda Eko Nursetiawan, alumnus Universitas Jenderal Soedirman, berhasil meraih Tanggon Kosala sebagai Peraih Terbaik Aspek Sikap dan Perilaku. Selama pendidikan, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Danyon Korpsis, sebuah jabatan yang mencerminkan kepemimpinan, keteladanan, dan integritas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anak dari Taslim, seorang petani, Ipda Eko tumbuh dalam kondisi penuh keterbatasan. Sejak kecil, ia telah ditinggal ibunya yang harus bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (ART) di luar negeri demi menopang ekonomi keluarga. Jalan pengabdiannya pun tidak mudah. Tahun 2015 ia gagal saat mendaftar Bintara Polri, dan pada 2024 kembali belum berhasil saat mengikuti seleksi SIPSS. Namun kegagalan itu tidak memadamkan tekadnya. Tahun 2025 menjadi titik balik perjuangan panjangnya.

Kisah serupa juga dialami Ipda Agung Saputra Anak dari pasangan (Alm) Anton dan Watira, yang berprofesi sebagai petani dan buruh tani, Ipda Agung harus menerima kenyataan pahit kehilangan ayahnya sejak lama. Ibunya pun hanya bekerja sebagai buruh tani di ladang. Namun keterbatasan itu justru menempa mental baja dalam dirinya.

Selama lebih dari satu dekade, Ipda Agung tidak kurang dari 10 kali mencoba mendaftar menjadi anggota Polri maupun TNI. Ia pernah mengikuti seleksi Bintara PTU berturut-turut dari tahun 2019 hingga 2024, Bintara Rekpro, Tamtama Brimob, hingga Bintara TNI AL—semuanya belum membuahkan hasil. Hingga akhirnya, tahun 2025, doa panjang sang ibu dan ikhtiar tanpa henti mengantarkannya lulus Dik SIPSS Gelombang II Tahun 2025. Selama pendidikan, ia menjabat sebagai Polsis 1A, menunjukkan dedikasi dan disiplin yang konsisten.

Wakapolri dalam amanatnya menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia Polri merupakan bagian penting dari arah pembangunan nasional RPJPN 2025–2045 menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto.

“Hari ini saudara resmi menyandang pangkat Inspektur Polisi Dua. Ini bukan sekadar kelulusan, tetapi awal dari tanggung jawab besar untuk hadir dan memberi solusi atas persoalan masyarakat,” tegas Wakapolri.

Ia menambahkan, Polri membutuhkan perwira yang adaptif, responsif, dan berintegritas, mampu menjawab tantangan zaman serta menjembatani harapan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian yang semakin profesional dan humanis.

Kisah Ipda Eko Nursetiawan dan Ipda Agung Saputra menjadi bukti nyata bahwa perubahan Polri dimulai dari proses rekrutmen yang adil, pembinaan yang berintegritas, serta kesempatan yang sama bagi seluruh anak bangsa. Dari ladang dan doa seorang ibu, dari kegigihan tanpa lelah, lahir perwira-perwira Polri yang siap mengabdi untuk negeri. (Rahmat Hidayat)

Berita Terkait

“Medang Deras Aman, Ramadan Nyaman!”, Polsek Medang Deras Siagakan Personel, Gencar Patroli Malam
Kanwil Ditjenpas Bengkulu Ikuti Zoom Sosialisasi Standar Registrasi Klien Pemasyarakatan
Kanwil Ditjenpas Bengkulu Laksanakan Kerja Bakti Sambut Ramadhan 1447 H
Reses Anggota DPRD Batu Bara, Rusli (Acep) Jadi Jembatan Masyarakat: Selesaikan Sertifikat Tanah, Bantu Urusan Hukum, dan Bagikan Bantuan
Kapolsek Pimpin Sterilisasi Vihara dan Pekong, Wujudkan Suasana Khidmat dan Kondusif bagi Umat Beribadah
“Jaga Tradisi, Ciptakan Harmoni!”, Polres Batu Bara Siaga Penuh Amankan Imlek 2026
SHI Sumut: Selamatkan Ekosistem Batang Toru untuk Cegah Bencana Susulan
“Guyub Rukun Jaga Tradisi!”, Pesta Tapai Dahari Selebar 2026 Sukses Digelar, Kapolsek Labuhan Ruku Acungkan Jempol untuk Masyarakat yang Kompak Jaga Kamtibmas!

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 01:55 WIB

Maruli Siahaan Hadiri Pembukaan Pos Pelayanan Chapel Kenangan Baru HKBP Distrik XXXI Medan Utara

Senin, 23 Februari 2026 - 19:46 WIB

Gawat Kali !!! Dibulan Suci Ramadhan Judi Togel Marak di Empat Kecamatan Simalungun Atas, Warga Pertanyakan Ketegasan Aparat

Senin, 23 Februari 2026 - 17:35 WIB

Perjudian Milik Aseng Kayu Dijalan Platina Raya Titipapan Belawan Bebas Beroperasi Saat Bulan Suci

Senin, 23 Februari 2026 - 17:29 WIB

Lapas Narkotika Langkat Kukuhkan SatOps Patnal dan Sematkan Kenaikan Pangkat 18 Pegawai

Senin, 23 Februari 2026 - 17:22 WIB

Pembukaan Pesantren Ramadhan 1447 H di Lapas Kelas I Medan

Senin, 23 Februari 2026 - 17:05 WIB

Rutan Kelas I Medan Kukuhkan SatOps Patnal dan Agen Perubahan Menuju WBK, Sekaligus Lantik Pegawai Naik Pangkat

Senin, 23 Februari 2026 - 17:01 WIB

Pegawai Rutan Labuhan Deli Jadi Bilal Tarawih, Wujud Kontribusi Positif Di Tengah Masyarakat

Senin, 23 Februari 2026 - 16:58 WIB

Lapas Padangsidimpuan Gelar Program Pemberantasan Buta Huruf, Didampingi Peserta Magang Kemnaker

Berita Terbaru