Bara News.com l -Dalam penyampaian firman, Pendeta Chrissel mengajak warga binaan untuk memaknai setiap pergumulan hidup sebagai proses pembentukan iman. Warga binaan diajak untuk tetap berserah, setia dalam pengharapan, serta percaya bahwa Tuhan selalu memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk berubah dan memperbaiki diri melalui iman, doa, dan ketekunan.

“Setiap tantangan hidup adalah bagian dari rencana Tuhan untuk membentuk kita menjadi pribadi yang lebih baik. Tetaplah percaya, berserah, dan jangan kehilangan pengharapan, karena Tuhan selalu menyertai setiap langkah orang yang mau berubah,” pesan Pendeta Chrissel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan kebaktian ini mendapat respons positif dari warga binaan. Mereka tampak antusias dan mengikuti ibadah dengan penuh penghayatan. Kebaktian tersebut memberikan ketenangan hati serta semangat baru dalam menjalani masa pembinaan.
Salah satu warga binaan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan kebaktian tersebut. Menurutnya, ibadah ini memberikan penguatan iman dan harapan untuk menjalani hidup yang lebih baik ke depannya.
“Puji Tuhan, kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan kebaktian ini. Ibadah yang kami ikuti memberikan penguatan iman dan harapan baru bagi kami untuk menjalani hidup yang lebih baik ke depannya,” ungkap salah satu warga binaan.
Tanjung, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung terus berkomitmen memberikan pembinaan rohani bagi warga binaan. Salah satunya melalui kegiatan kebaktian rutin yang khusus diberikan bagi warga binaan beragama Nasrani yang dilaksanakan di Aula G. G. Van Delft Rutan Tanjung, Sabtu (17/01/2026).
Kegiatan kebaktian menghadirkan Pendeta Chrissel Yosafat Simamora sebagai pelayan firman. Ibadah berlangsung dengan rangkaian pujian dan penyembahan, penyampaian firman Tuhan, serta doa bersama. Kebaktian ini bertujuan untuk memperkuat iman, memberikan ketenangan batin, serta menumbuhkan nilai-nilai kasih, pengharapan, dan perubahan hidup ke arah yang lebih baik. Suasana kebaktian berlangsung khusyuk dan penuh ketenangan.
Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, menyampaikan bahwa kebaktian merupakan bagian penting dari pembinaan Pemasyarakatan, khususnya dalam membangun kekuatan spiritual warga binaan. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan dan menjadi bekal rohani bagi warga binaan, baik selama menjalani pembinaan maupun setelah kembali ke tengah masyarakat.
“Pembinaan rohani menjadi fondasi penting dalam proses Pemasyarakatan.
Melalui kebaktian ini, kami berharap warga binaan dapat menemukan ketenangan batin, memperkuat iman, serta menumbuhkan kesadaran untuk terus memperbaiki diri,” tutup Karutan.
Jika Anda ingin, saya juga bisa:
merapikan menjadi rilisan berita resmi,
menyingkat untuk caption media sosial, atau, Terangnya.
#Ditjenpas
#Pemasyarakatan
#GuardandGuide
#Pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat
#KanwilDitjenPasKalsel
#Mulyadi
#RutanTanjung


































