Medan Baranewssumut.com
Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, SH., MH., selaku Ketua Panitia Asia Regional Assembly (AsRA) 2026 sekaligus Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi XIII, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Bapak Jefri Hutapea, menghadiri acara Penutupan AsRA 2026 yang dirangkaikan dengan makan malam bersama. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Regale International Convention Centre, Kota Medan, Kamis 13 Februari 2026 dalam suasana penuh kehangatan dan persaudaraan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara penutupan berlangsung khidmat dan sarat makna, menghadirkan delegasi dari berbagai negara di kawasan Asia serta para pimpinan gereja yang tergabung dalam forum regional. Momentum ini menjadi penegasan komitmen bersama dalam memperkuat kerja sama pelayanan lintas negara, mempererat relasi antargereja, serta memperkokoh solidaritas iman di tengah dinamika global.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Pdt. Dr. Robin Butarbutar selaku Vice Moderator Asia Regional Board United Evangelical Mission, Pdt. Dr. Dyah Ayu Krismawati sebagai Executive Secretary of UEM, Pdt. Jurcelyn Boncales Astudillo sebagai Deputy Secretary of Asia, Pdt. Dr. Deonal Sinaga (Kadep Koinonia HKBP), Pdt. Dr. Enig Aritonang (Sekretaris Panitia AsRA 2026), Pdt. Mika Purba (Wakil Sekretaris Panitia), Pdt. Chris Desina Sianturi (Bendahara Panitia), Honni Simamora (Ketua PPD HKBP Distrik X Medan Aceh), Pdt. Tampak Hutagaol (Pdt. Ressort HKBP Pardamean), serta Pdt. Delky Manalu, staf UEM dari Jerman dan Pematangsiantar. Hadir pula para delegasi AsRA dari Sri Lanka, Hong Kong, Filipina, dan Indonesia.
Dalam sambutan yang disampaikan melalui perwakilan, Maruli Siahaan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, mitra, serta delegasi yang telah berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan AsRA 2026 di Kota Medan. Ia menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah strategis untuk mempererat solidaritas, memperkuat nilai-nilai pelayanan, serta membangun jejaring kolaborasi gereja di kawasan Asia.
Menurutnya, sinergi yang terbangun selama pelaksanaan AsRA 2026 menjadi fondasi penting dalam menjawab berbagai tantangan pelayanan di masa kini. Kerja sama lintas negara, pertukaran pengalaman pelayanan, serta dialog antarbudaya dinilai menjadi kekuatan besar dalam menghadirkan pelayanan gereja yang relevan dan berdampak luas bagi masyarakat.
Sebelumnya, para peserta AsRA 2026 telah mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan, di antaranya kunjungan budaya ke Galeri Ulos Sianipar serta kunjungan ke Istana Maimun. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi para delegasi internasional dalam mengenal lebih dekat kekayaan budaya dan sejarah Sumatera Utara.
Melalui kunjungan budaya tersebut, para peserta tidak hanya memperoleh wawasan tentang warisan lokal, tetapi juga merasakan langsung keramahan masyarakat Sumatera Utara. Pendekatan kultural ini menjadi jembatan efektif dalam mempererat hubungan antarbangsa serta memperdalam rasa saling menghargai di antara para delegasi.
Penutupan AsRA 2026 diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi pelayanan lintas negara serta memperkokoh peran Indonesia, khususnya Sumatera Utara, sebagai tuan rumah yang ramah, terbuka, dan berkomitmen dalam membangun kerja sama regional yang berkelanjutan. Semangat kebersamaan yang terbangun selama kegiatan ini diharapkan terus berlanjut dalam berbagai bentuk kolaborasi nyata di masa mendatang.
(Harianto Siahaan)


































