BaraNews.com- Tanjung, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung melaksanakan upacara kesadaran berbangsa dan bernegara yang rutin digelar setiap Senin pagi, bertempat di Lapangan Aula G.G. Van Delft Rutan Tanjung, Senin (19/01/2026).

Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air kepada petugas dan warga binaan, sekaligus sebagai sarana pembinaan kepribadian guna membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, serta karakter kebangsaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Upacara diikuti oleh pejabat struktural, petugas Rutan Tanjung, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), peserta magang, serta perwakilan warga binaan dengan tertib dan khidmat. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kepala Subseksi Pengelolaan, Mujiono, dengan Komandan Upacara Liqa Aulia Rahman.
Dalam amanatnya, Mujiono menegaskan bahwa upacara kesadaran berbangsa dan bernegara merupakan bagian penting dari pembinaan kepribadian warga binaan agar mampu memahami serta melaksanakan kewajibannya sebagai warga negara Indonesia, salah satunya dengan mematuhi seluruh peraturan yang berlaku.
“Melalui pelaksanaan upacara kesadaran berbangsa dan bernegara ini, diharapkan dapat menanamkan nilai nasionalisme dan cinta tanah air kepada seluruh warga binaan, serta menumbuhkan rasa hormat terhadap jasa para pahlawan dan simbol negara sebagai wujud penghargaan atas perjuangan bangsa Indonesia,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan upacara, warga binaan diajak untuk menghormati jasa para pahlawan dan simbol negara, seperti bendera Merah Putih dan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sebagai upaya penguatan rasa persatuan dan kesatuan.
Pada kesempatan tersebut, Mujiono juga menyampaikan bahwa upacara kali ini merupakan upacara terakhir yang dipimpinnya di Rutan Tanjung, sehubungan dengan akan dilaksanakannya perpindahan tugas ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura. Ia mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan dukungan seluruh jajaran selama menjalankan tugas di Rutan Tanjung.
Selain itu, Mujiono turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh petugas dan warga binaan apabila selama melaksanakan tugas terdapat kekhilafan, kesalahan, maupun hal-hal yang kurang berkenan.
Ia berharap silaturahmi dan semangat kebersamaan yang telah terjalin dapat terus terjaga, serta Rutan Tanjung semakin maju dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Kegiatan upacara kesadaran berbangsa dan bernegara berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat.
Diharapkan melalui pelaksanaan upacara secara rutin, nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap aturan dapat terus tertanam dalam diri warga binaan sebagai bekal positif dalam menjalani masa pembinaan dan saat kembali berperan aktif di tengah masyarakat, Pungkasnya.
(***)


































