BaraNews.Com -Tanjung Suasana Duka menyelimuti keluarga besar Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung atas berpulangnya salah satu petugas terbaik, Ibu Herni Yusnita (Almh.), pada Minggu (01/02/2026). Almarhumah dikenal sebagai sosok pegawai yang berdedikasi tinggi, disiplin, serta bertanggung jawab dalam menjalankan tugas selama puluhan tahun mengabdi di lingkungan Pemasyarakatan.

Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam bagi seluruh jajaran Rutan Tanjung yang kehilangan rekan kerja sekaligus bagian dari keluarga besar Pemasyarakatan. Prosesi pemakaman dilaksanakan dengan khidmat dan dihadiri langsung oleh Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, beserta pejabat struktural, rekan kerja, keluarga, dan kerabat almarhumah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, seluruh jajaran petugas Rutan Tanjung turut membantu rangkaian prosesi pemakaman, mulai dari penyambutan jenazah dari rumah sakit, persiapan pemulasaraan, proses pemandian, pengkafanan, pelaksanaan salat jenazah, hingga pengantaran ke tempat peristirahatan terakhir.
Almarhumah diketahui telah mengabdikan diri selama 35 tahun, sejak tahun 1991 hingga 2026, dengan penuh loyalitas dan pengabdian.
Kehadiran para petugas yang melayat ke rumah duka tidak hanya sebagai bentuk belasungkawa, namun juga untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan, khususnya kepada suami almarhumah yang juga merupakan pensiunan Rutan Tanjung.
Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya almarhumah. Ia mengenang almarhumah sebagai pegawai yang memiliki integritas, loyalitas, serta disiplin tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai petugas Pemasyarakatan.
“Atas nama pribadi dan keluarga besar Rutan Tanjung, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya almarhumah Ibu Herni Yusnita. Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujarnya.
Sementara itu, pihak keluarga almarhumah turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian, doa, serta dukungan yang diberikan oleh keluarga besar Rutan Tanjung. Kehadiran pimpinan dan rekan kerja dinilai menjadi penguat dan penghibur di tengah suasana duka.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga besar Rutan Tanjung atas doa, perhatian, dan kehadirannya. Dukungan ini sangat berarti bagi kami,” ungkap Zulkipli, suami almarhumah.
Keikutsertaan jajaran Rutan Tanjung dalam prosesi pemakaman ini menjadi wujud nyata solidaritas, rasa kekeluargaan, dan kebersamaan antarpegawai. Meski kepergian almarhumah menjadi duka bersama, namun pengabdian, keteladanan, dan dedikasi yang telah diberikan akan selalu dikenang oleh keluarga besar Pemasyarakatan, Terangnya.
# Ditjenpas
# Pemasyarakatan
# GuardandGuide
#Pemasayrakatan Pasti Bermanfaat- Untuk Masyrakat
# kanwilDitjenPaskalsel
# Mulyadi
# Rutan Tanjung
(***)


































